Single Boot Pasang Ulang

Metode

Pemasangan single boot pasang ulang artinya pemasangan LangitKetujuh yang terdapat partisi /home dan ingin mempertahankannya. Jika tidak mempunyai partisi /home maka Anda cadangkan data dahulu ke disk eksternal atau ke cloud.

Pemasangan

Aplikasi pemasang di LangitKetujuh OS tidak menggunakan GUI, tetapi menggunakan Ncurses CLI. Sehingga navigasinya menggunakan arah panah ⬆️ ➡️ ⬇️ ⬅️, tab dan enter di keyboard. Buka aplikasi konsole di menu, kemudian ketik perintah berikut untuk menuju pemasang LangitKetujuh OS.

doas langitketujuh-install

Kata sandinya: langitketujuh

LangitKetujuh Install

Tekan Enter untuk melanjutkan ke pemasangan. Anda akan melihat langkah demi langkah tahapan yang harus diselesaikan. Seperti Keyboard, Network, Source, Hostname hingga ke Install.

LangitKetujuh Install

Keyboard

Pilih us untuk jenis papan ketik qwerty.

LangitKetujuh Install

Network

Lewati tahap ini karena pemasangan sebaiknya dilakukan secara offline. Jika terlanjur terklik, pilih Back untuk kembali.

Source

Pilih Local untuk pemasangan offline agar lebih cepat prosesnya.

LangitKetujuh Install

Hostname

Hostname ditulis dengan huruf kecil. Bisa menggunakan nama brand komputer, nama website, atau nama keluarga. Contohnya studio, langitketujuh, linux, dsb.

LangitKetujuh Install

Locale

Pilih en_US.UTF-8 untuk menggunakan Bahasa Inggris. Atau id_ID.UTF-8 untuk menggunakan Bahasa Indonesia.

LangitKetujuh Install

Timezone

Pilih zona waktu benua yang dikehendaki, misalnya Asia.

LangitKetujuh Install

Selanjutnya pilih zona waktu kota, misalnya Jakarta untuk zona waktu WIB. Anda juga dapat memilih zona waktu lainnya seperti Makassar untuk WITA atau Jayapura untuk WIT.

LangitKetujuh Install

Root Password

Masukkan kata sandi yang unik dan mudah diingat.

🔔 Gunakan kata sandi dengan kombinasi angka dan huruf sekitar 5 karakter.

LangitKetujuh Install

Kemudian ulangi lagi kata sandi yang sama untuk klarifikasi.

LangitKetujuh Install

User Account

Nama pengguna primer/utama ditulis dengan huruf kecil. Bisa menggunakan nama panggilan. Contohnya myusuf, hervy, aziz, aris dsb.

LangitKetujuh Install

Kemudian tulis nama pengguna untuk login. Bisa menggunakan huruf kapital dan spasi. Misalnya Muhammad Yusuf, Hervy Qurrotul, LangitKetujuh Studio dsb.

LangitKetujuh Install

Masukkan kata sandi yang unik dan mudah diingat.

LangitKetujuh Install

Kemudian ketik lagi kata sandi yang sama untuk klarifikasi.

LangitKetujuh Install

Untuk "group membership" lewati saja dengan memilih OK.

LangitKetujuh Install

BootLoader

Bootloader tergantung dari letak disk yang akan di partisi sebagai sistem root /. Biasanya menggunakan dari disk utama /dev/sda. Sebagai contoh /dev/sda SSD dengan ukuran 120GB.

LangitKetujuh Install

Pada dialog use graphical boot loader pilih Yes.

LangitKetujuh Install

Partition

⚠️ Cadangkan data Hardisk Anda

Ketika merubah, mengganti, menambah dan mengurangi partisi. Sebaiknya Anda sudah mencadangkan ke disk eksternal atau cloud agar aman jika terjadi kesalahan teknis. Mohon tidak melanjutkan jika Anda tidak yakin dengan apa yang dilakukan.

Abaikan jika sudah melakukan pemartisian diawal, lalu lanjut ke tahap Filesystems. Jika belum diatur partisinya, pilih /dev/sda (disk saat ini). Kemudian pilih OK.

LangitKetujuh Install

Pilih cfdisk sebagai perkakas partisinya.

LangitKetujuh Install

Muncul peringatan pemilihan file system untuk partisi boot, Enter untuk melanjutkan.

LangitKetujuh Install

Dengan cfdisk, Anda dapat mengatur partisinya seperti menambah partisi dengan memilih New, menghapus dengan memilih Delete, merubah ukuran dengan Resize dan lain sebagainya. Sesuaikanlah dengan kebutuhan partisi yang Anda inginkan.

Berikut ini adalah contoh skema partisi yang kami sarankan.

  • Legacy (dos/mbr)

    Jika Anda menggunakan legacy, pastikan partisi boot sudah mengaktifkan tanda bintang * sebagai tanda bootable. Khusus untuk legacy saja.

    Nama DiskBootableJumlahTipeKondisi partisi
    /dev/sda1*512MlinuxBaru
    /dev/sda240GlinuxBaru
    /dev/sda3~linuxLama
  • UEFI (gpt)

    Jika menggunakan UEFI, maka langsung saja membuat partisinya seperti contoh berikut ini.

    Nama DiskJumlahTipeKondisi partisi
    /dev/sda1512MlinuxBaru
    /dev/sda240GlinuxBaru
    /dev/sda3~linuxLama
    • Baru = Partisinya diformat
    • Lama = Partisinya tidak diformat
    • Partisi untuk /home tidak perlu dibuat karena masih menggunakan pastisi yang lama dan jangan diformat.

Partisi /dev/sda3 tidak perlu dibuat, karena sudah ada dari pemartisian linux sebelumnya.

LangitKetujuh Install

Jika sudah yakin, pilih write lalu ketik yes. Kemudian pilih quit untuk keluar.

LangitKetujuh Install

Filesystems

🔔 Khusus SSD untuk bagian partisi root disarankan menggunakan F2fs, sedangkan HDD menggunakan XFS, Btrfs atau Ext4.

Filesystem akan menentukan setiap partisi untuk digunakan dalam mountpoint hirarki sistem operasi. Umumnya terdiri dari 3 mountpoint, yaitu:

  1. /boot atau /boot/efi
  2. /
  3. /home

Berikut ini adalah contoh skema filesystem yang kami sarankan.

  • Legacy (dos/mbr)

    Jika menggunakan legacy maka menggunakan /boot.

    Nama DiskTipe PartisiMount PointNew Filesystems (Format)
    /dev/sda1Vfat/bootyes
    /dev/sda2XFS/yes
    /dev/sda3Ext4/homeno
  • UEFI (gpt)

    Jika menggunakan UEFI maka menggunakan /efi/boot.

    Nama DiskTipe PartisiMount PointNew Filesystems (Format)
    /dev/sda1Vfat/boot/efiyes
    /dev/sda2XFS/yes
    /dev/sda3Ext4/homeno

Pada cuplikan gambar dibawah ini merupakan contoh skema partisi dengan menggunakan SSD di mode UEFI.

  • Bagian 1, partisi /dev/sda1. Pilih partisi pertama untuk boot.

    LangitKetujuh Install

    Kemudian pilih tipe vfat untuk dijadikan partisi boot /boot/efi.

    LangitKetujuh Install

    Ketik mount point yang dikehendaki, yaitu /boot/efi.

    LangitKetujuh Install

    Pilih untuk membuat file system boot baru. Hal ini akan menghapus partisi tersebut.

    LangitKetujuh Install

  • Bagian 2, partisi /dev/sda2. Pilih partisi kedua untuk dijadikan sistem root /.

    LangitKetujuh Install

    Kemudian pilih tipe f2fs untuk SSD di partisi root.

    LangitKetujuh Install

    Ketik mount point yang dikehendaki, yaitu /.

    LangitKetujuh Install

    Pilih untuk membuat file system root baru. Hal ini akan menghapus partisi tersebut.

    LangitKetujuh Install

  • Bagian 3, partisi /dev/sda3. Pilih partisi ketiga untuk dijadikan /home.

    LangitKetujuh Install

    Kemudian pilih tipe f2fs untuk SSD di partisi home.

    LangitKetujuh Install

    Ketik mount point yang dikehendaki, yaitu /home.

    LangitKetujuh Install

    ⚠️ Khusus partisi /home

    Pilih No agar partisi home tidak terhapus, sebab metode pemasangan ulang ini mempertahankan partisi home yang sebelumnya.

    LangitKetujuh Install

    Jika sudah selesai pilih Done.

    LangitKetujuh Install

Settings

Pilih Settings untuk melihat ringkasan pengaturan pemasangan yang akan dijalankan.

LangitKetujuh Install

LangitKetujuh Install

Gulir ke bawah akan mendapati pengaturan partisinya. Pada bagian MOUNTPONT, nilai 1 artinya partisi akan diformat dan 0 partisi dibiarkan tetap.

LangitKetujuh Install

Tekan Exit untuk keluar dari ringkasan pengaturan.

Install

Jika sudah yakin, Pilih Install dan OK untuk melanjutkan operasi pemasangan. Pilih Yes untuk memformat partisi sesuai pangaturan yang sudah diringkas pengaturan Settings sebelumnya.

⚠️ Adanya penghapusan partisi jika tertulis NEW FILESYSTEM

LangitKetujuh Install

Tunggu proses hingga selesai hingga ada perintah untuk melakukan reboot. Pilih Yes untuk reboot. Setelah mesin mati, cabut flasdisk agar tidak kembali ke mode Live USB.